Postingan

Tarik napas lalu hembuskan perlahan

H-2 Menuju Halal Debar jantung makin kenceng dong Seorang introvert ini akan menjadi seorang istri Sudah bingung mikirin gimana cara adaptasi Cara ngobrol sama suami, membaur sama keluarga baru Ya Rabb, mudahkan hamba menyesuaikan diri dengan suasana baru ini Mampukan hamba menjadi istri yang sholehah ya Allah Menjadi menantu yang dirindukan Mampukan hamba tetap berbakti pada kedua orangtua :' Meski bakti pertamaku beralih pada suami Aamiin ya Rabbal 'alamin Semangaat Ina Hamasah Luruskan niat Semua karena Allah ta'ala
Menghitung Hari- Super deg deg an Tinggal 14 hari lagi menuju akad nikah Besok ambil cuti dua hari karena mau ke Palembang Adikku wisuda, sekalian ke rumah calon mertua Diajak ke rumahnya, dan mau diajak fitting baju juga Tapi, masih ada satu yang terasa mengganjal di dada Entahlah, apa aku nurut saja Jujur berat :' Ya Allah, mudahkanlah setiap langkah menuju kebaikan ini ya Allah Allahumma yassir wala tu'assir, Robbi tammim bil khair warahmatika ya 

25 Desember 25

Besok, berarti satu bulan lagi Ya, semua berjalan lancar Tentu atas izin dari Allah ta'ala Mulai dari proses tukar cv, nazhor, pihak laki-laki bertamu ke rumah, sampai dengan proses khitbah Alhamdulillah biidznillah Persiapan sudah sampai mana sejauh ini? Hmm, berapa persen ya Kira-kira 75 persen atau 60 *Huaa Yok bisa yok Ohiya, ada satu lagi Tapi, nanti saja ceritanya Yang penting, sekarang sudah aku spill tentang beberapa tulisan di blog ini Ya, tentang perjalanan menuju halal๐Ÿ’— Bismillah, semga Allah mudahkan

Bulan November N nya Apa ?

Semalam, handphoneku berdering Spontan jantungku berdebar cukup kencang Dalam hati bergumam "Kira-kira ada informasi apa, ya" Tak lama langsung kujawab telpon dari seseorang yang kupanggil "Beb" itu Rangkuman dari obrolan semalam adalah "Bulan November" (?) to be continue~

Next?

Ternyata pesanku berbalas Ina, tolong Positif thinking selalu, ya Balasan pesan dari mama, bikin senyum-senyum sendiri sekaligus deg-deg an Selanjutnya apalagi, ya? Mari kita tunggu episode berikutnya dari perjalanan ini ๐Ÿ’— Bismillah

So Shy

Purna Bakti Story itu kulihat Namun tak kubalas Hanya ku tekan love berwarna hijau pada fitur yang tersedia Salahnya, kenapa tak kubalas saja Aku baru *ngeh setelah beberapa jam kemudian Karena masih kepikiran Besoknya aku balas story itu yang hampir 24 jam sudah tayang Alias hampir hilang "Selamat purna bakti ma๐ŸŒน Semoga masa pensiun penuh kebahagiaan dan kesehatan, berkah selalu, Aamiin ya Rabbal ‘alamin Selamat menikmati masa-masa indah bersama keluarga tercinta ๐Ÿค—" Begitulah isinya Tak seperti biasa Beliau selalu cepat membalas pesanku Namun kali ini sudah beberapa jam dari ucapanku tak kunjung mendapat jawaban Aku jadi kepikiran Apa ada yang salah dariku? Positif thinking yok

Menguar Perlahan & Mewangi

Langit abu-abu perlahan berubah menjadi biru Yang samar kini perlahan benderang Semua orang pasti meminta yang terbaik Begitupun aku Masih belum banyak yang bisa aku ungkapkan Ku harap perjalanan ini bermuara dengan indah Tentunya atas ridhoNya